Program Studi Biologi FMIPA Universitas Mulawarman (UNMUL) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk "Konservasi Orangutan" pada Senin, 6 Oktober 2025. Kegiatan yang bertempat di Gedung Theater Integrated Laboratory UNMUL ini menghadirkan Dr. Ir. Jamartin Sihite dari Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dan PT RHOI sebagai narasumber utama. Kuliah umum ini dihadiri oleh para mahasiswa S1 Program Studi Biologi, S1 Ilmu Lingkungan, dan S2 Biologi dengan tujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu pelestarian primata cerdas ini yang dinilai semakin mendesak.
Dalam pemaparannya, Dr. Jamartin menyoroti status orangutan yang saat ini terancam punah akibat menurunnya populasi secara signifikan. Penurunan ini utamanya dipicu oleh hilangnya habitat akibat deforestasi, perburuan liar, dan perdagangan ilegal. Untuk mengatasi krisis tersebut, BOSF bersama PT RHOI telah melakukan berbagai upaya nyata, mulai dari program rehabilitasi untuk mengembalikan orangutan ke habitat alami, hingga reforestasi di area hutan yang terdegradasi. Selain itu, edukasi kepada masyarakat lokal juga menjadi fokus penting agar mereka turut memahami pentingnya menjaga ekosistem hutan yang menjadi rumah bagi orangutan.
Sesi pemaparan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang disambut sangat antusias oleh para peserta mahasiswa. Beragam pertanyaan kritis diajukan, mulai dari langkah konkret peran mahasiswa hingga pemanfaatan teknologi terkini dalam upaya pelestarian orangutan. Menanggapi hal tersebut, Dr. Jamartin menjelaskan bahwa mahasiswa dapat berkontribusi secara langsung melalui program sukarela, penelitian konservasi, maupun kampanye di media sosial. Ia juga memaparkan bagaimana BOSF memanfaatkan teknologi seperti camera trap dan pemantauan satelit untuk melacak populasi dan habitat orangutan di alam liar.
Kegiatan ini ditutup dengan sebuah kesimpulan penting bahwa konservasi orangutan tidak bisa dilakukan secara mandiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kerjasama yang kuat dari berbagai pihak, termasuk keterlibatan aktif mahasiswa. Melalui pembekalan kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menyerap wawasan baru, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi langsung dalam upaya pelestarian lingkungan dan pelindungan habitat orangutan di masa depan.
berita adminbio