Seminar Nasional Biologi ke-4
Dalam Indikator Kerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri, kegiatan penelitian dan menyebarluaskan hasil penelitian baik di seminar maupun melalui media penerbit karya ilmiah terkandung dalam IKU 5 yaitu meningkatkan hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat atau rekognisi internasional dengan topik utama yaitu seminar dan media nasional sebagai diseminasi luaran ilmiah. Hasil penelitian yang disebarluaskan ini dapat diintergrasikan dalam proses perkuliahan sebagai bentuk pembelajaran berbasis studi kasus bagi mahasiswa. Oleh karena itu, hasil penelitian dosen dapat dipublikasikan dalam bentuk selain jurnal seperti buku penuntun perkuliahan.
Dengan adanya latar belakang tersebut, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Mulawarman memandang bahwa hasil-hasil penelitian dan pemikiran dosen dan peneliti sangat penting untuk diseminasikan. Melalui Seminar Nasional Biologi ke-4 diharapkan dapat memperkaya khasanah pengetahuan peranan Bioteknologi dalam Ilmu Biologi dalam rangka pengembangan penelitian, pemanfaatan, pengembangan dan perlindungan sumber daya alam yang berkelanjutan di Indonesia. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk melaksanakan Seminar Nasional Biologi ke-4 dengan Bioteknologi dan penerapannya dalam penelitian dan pembelajaran sains, Sebagai forum pertemuan Nasional dan diseminasi hasil penelitian terkini oleh peneliti, pendidik, lembaga penelitian, dan instansi non pemerintahan, dan Mengembangkan jejaring penelitian dan kerjasama lainnya dalam bidang Bioteknologi dan bidang terkait antara perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pemangku kepentingan lainnya.
Adapun serangkaian agenda yang akan dilaksanakan pada Seminar Nasional Biologi ke-4 yaitu Seminar Nasional dan presentasi makalah, dengan topik Botani, Zoologi, Mikrobiologi, Bioteknologi, Biologi Molekuler, Biodiversitas dan Ekologi, serta topik-topik terkait lainnya. Pembicara utama Seminar Nasional ke-4 yaitu Dr. Ratih Asmana Ningrum, M.Si selaku ahli di Bidang Genetika dan Bioteknologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dr. dr. Karina, SpBP-RE selaku ahli di Bidang Human Cell Therapy dari HayandraLab, dan Dr. rer. nat. Bodhi Dharma, M.Si selaku ahli di Bidang Mikrobiologi dari Jurusan Biologi, FMIPA, UNMUL. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid yang terdiri dari rangkaian kegiatan seminar nasional dengan tema “Bioteknologi dan penerapannya dalam penelitian dan pembelajaran sains” dan dilanjutkan dengan kegian seminar paralel oleh peserta seminar serta penerbitan prosiding pasca pelaksanaan seminar. Seminar Nasional Biologi ke 4 diadakan oleh Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman dilaksanakan pada hari Sabtu, 16 Juli 2022. Sebanyak 335 telah mendaftar untuk mengikuti acara Seminar Nasional Biologi ke 4 baik secara luring maupun daring. Jumlah peserta luring sebanyak 9 orang. Terdapat 144 pemakalah yang mempresentasikan hasil penelitiannya dan membuka diskusi pada kegiatan ilmiah tersebut. Dari 144 pemakalah, sebanyak 62 pemakalah mempublikasikan karyanya dalam Prosiding Nasional Biologi ke 4.
Seminar ini terdiri dari 2 sesi yaitu sesi plenary dan sesi parallel. Sesi plenary merupakan sesi pembicara utama selama 1 jam terdiri dari sesi pemaparan materi dan sesi diskusi tanya jawab. Pemaparan pertama disampaikan oleh Dr. Ratih Asmana Ningrum, M.Si dengan judul “Biotechnology and Biodiversity Utilization for Food Security and Health Resilience”. Pada kesempatan ini, Dr. Ratih menyampaikan informasi dasar mengenai Bioteknologi dan cakupannya hingga terapan dari Bioteknologi. Moderator pada sesi ini adalah Dr. Hetty Manurung, M.Si. Pembicara kedua adalah Dr. dr. Karina, SpBP-RE yang menyajikan materi terkait “Kemajuan Teknologi di Bidang Terapi Sel Manusia: Stem cells, stromal vascular fraction, autologous activated Platelet-rich plasma dan immune cell therapy”. Beliau merupakan lulusan Biomedis dan ahli di bidang Terapi Sel. Moderator pada sesi ini adalah Imam Rosadi, M.Si. Pembicara ketiga adalah Dr. rer. nat. Bodhi Dharma, M.Si yang menyajikan terkait Bacillus, Enzim dan Spora: Sebuah Kajian Bioteknologi. Moderator pada sesi ini adalah Ervinda Yuliatin, M.Si. Selanjutnya, para pemakalah dan non pemakalah menuju ruang diskusi untuk melanjutkan ke sesi parallel. Sesi parallel ini terdiri dari 11 ruang baik luring dan daring.
berita MKA